MISI EVANGELIS MEMBAWA KABAR SUKACITA
Kabar Gembira

Kabar Gembira

Animasi Yesus

Injil Yohanes, kabar gembira untuk Anda

Kehidupan di dunia modern ini menawarkan banyak hal.

Di zaman modern ini, aliran informasi yang hampir tidak ada habisnya tersedia melalui media seperti televisi dan internet. Peradaban tidak dikenal hampir tidak ada lagi dan manusia modern dapat melakukan perjalanan di seluruh penjuru dunia ke tujuan liburan eksotis. Bahkan pengetahuan teknik dan sains sangat maju untuk memberi kita banyak kenyamanan dan kemudahan. Seringkali orang mendengar bahwa manusia modern tidak membutuhkan Allah (lagi).
Tuhan atau agama kemudian dikaitkan dengan ketergantungan primitif dari kekuatan yang lebih tinggi yang ditemui dalam peradaban primitif. Manusia modern berpikir bahwa ia mampu mengelola sendiri. Kita juga mendengar ceramah-ceramah negatif tentang kepercayaan dan agama sehingga salah langkah gereja di masa lalu dikutip. Menggunakannya sebagai sebuah argumen bahwa agama tidak memperbaiki dunia.
Di sisi lain, kita melihat keinginan yang terus bertumbuh dalam diri manusia modern dan pencarian pemenuhan dalam kehidupan. Tampaknya ada kekosongan yang tidak dapat diisi oleh uang atau produk, ya bahkan oleh persahabatan dan hubungan sekalipun. Kekosongan ini sulit untuk digambarkan, tetapi jelas ada hubungannya dengan memberikan arti: Dari mana saya berasal, mengapa saya di sini, dan ke mana saya akan pergi?

SIAPAKAH SAYA? APA MAKNA DARI KEBERADAAN SAYA? SETELAH KEMATIAN, ITULAH AKHIR, TIDAK ADA LAGI?

Sebagai orang Kristen, kita percaya bahwa Allah, Yang merancang kita dan telah memberi kita kehidupan, juga telah membangun dalam diri keinginan untuk mencari-Nya dan untuk menemukan sumber kehidupan.
Ketika kita melihat-lihat, kita melihat bahwa manusia selalu peka terhadap hal-hal rohani dan juga ingin tahu tentang yang super alami. Contoh peradaban primitif itu menjadi saksi hal itu, tetapi manusia modern juga peka terhadap masukan spiritual. Contohnya adalah horoskop, agama-agama Timur, seperti Buddha, astrologi, yoga, meditasi, dan era baru.

Apa yang diimani orang Kristen dan mengapa ini begitu eksklusif?

Orang Kristen beriman bahwa Alkitab adalah wahyu dari Allah Yang Esa. Dan manusia adalah pendosa, dan dia tidak dapat menyelamatkan dirinya dari murka Allah. Karena itu diperlukan keselamatan dalam Yesus Kristus, hidup dalam Yesus. Yesus, Anak Allah, tanpa dosa, mati untuk dosa manusia di kayu Salib. Dan Dia bangkit dari kematian setelah tiga hari. Dia mengalahkan kematian dan dengan demikian setiap orang yang mengaku sebagai berdosa dan percaya bahwa Yesus Kristus mati untuk dosanya, mendapatkan kehidupan kekal di Surga. Ketika kita membuka Alkitab dan merefleksikan pandangan, kita melihat Allah sebagai Pribadi dengan karakter dan bukan kekuatan yang lemah. Allah ini telah ada untuk selama-lamanya dan mahakuasa, mahatahu, ada di mana-mana, dan tidak terbatas. Allah ini adalah Pemikir dan Pencipta alam semesta ini, bumi, dan makhluk hidup. Dari halaman pertama Alkitab, kita belajar juga bahwa Allah telah menciptakan ciptaan yang paling istimewa: manusia (Kejadian 1:26-28).
Kita dapat mendiskusikan tentang evolusi dan penciptaan, tetapi pada akhirnya esensi utamanya adalah bahwa Allah adalah Yang telah menciptakan semua makhluk, tanaman, hewan, dan manusia yang indah dan istimewa ini.

Mengapa Allah menciptakan manusia?

Karena Allah adalah Allah yang penuh kasih (seluruh saksi Alkitab tentang itu), adalah kerinduan-Nya untuk memiliki hubungan dengan manusia. Karena itu Allah telah menciptakan manusia sebagai "citra" dari diri-Nya.
Artinya, kita memiliki potensi besar dalam diri kita. Misalnya untuk membuat sesuatu dan menemukan hal-hal (seperti telepon, komputer), tetapi kita juga adalah penjaga untuk menjaga dan mengendalikan alam. Juga karakter manusia (tanpa dosa) adalah cerminan dari karakter Allah. Sehubungan dengan binatang, manusia memiliki lebih banyak perasaan dan hubungan dengan dunia spiritual. Allah menciptakan manusia untuk memiliki hubungan dengan-Nya dan untuk menguasai dunia.
Alkitab berkata: "Engkau telah menciptakan manusia yang hampir seperti Allah". Dalam Kitab Kejadian, kita membaca juga bahwa Allah berjalan bersama manusia.
Singkatnya, Allah menciptakan manusia untuk hubungan langsung dengan-Nya. Sayangnya, kita harus menyimpulkan dari halaman pertama dalam Alkitab, bahwa manusia memilih untuk dirinya sendiri dan menyebabkan pemisah antara dirinya dan Allah.

Apa yang salah?

Kebanyakan orang tahu sejarah surga, Adam dan Hawa, dan buah terlarang. Singkatnya, itu terkait fakta bahwa manusia memutuskan untuk tidak taat kepada Allah, Penciptanya. Allah telah memercayai manusia dengan kebebasan yang sangat besar, tetapi juga dengan satu larangan. Ada halaman penuh pohon buah-buahan, tetapi SATU dari buah itu tidak diizinkan untuk dimakan. Adam dan Hawa (orang-orang pertama di dunia) memutuskan untuk melawan kehendak Allah, mereka ingin memiliki semuanya, melawan satu larangan. Dosa pertama adalah model pemberontakan yang kita temui dalam diri manusia, dan jauh lebih dari sekadar mengambil dan memakan buah terlarang itu. Kebohongan yang konsekuen dan berhasil serta pelarian dari Allah mencirikan situasi yang kita masuki.
Adam dan Hawa menyadari bahwa sudah tidak mungkin lagi menghadap wajah Allah yang sepenuhnya tidak berdosa dan mahakuasa.
Situasi surga di mana mereka tinggal, tidak dapat dilanjutkan dalam hubungan langsung dengan Allah.
langsung dengan Allah

Perubahan ini yang disebut “Kejatuhan umat manusia”.

Dosa adalah sebuah kata yang saat ini tidak terlalu sering digunakan, namun artinya sangatlah berarti “kehilangan target”.

Ini adalah sebuah koleksi nama untuk semua yang perbuatan yang salah, kenajisan di pikiran manusia, perkataan dan perbuatan. Sebagai seorang Kristen, kita percaya bahwa dosa jauh melebihi dari hal-hal yang ada seperti, pembunuhan, pencurian, dan berbohong. Kenyataannya adalah, bahwa dosa bersembunyi sebagai bagian dari karakter dan sifat kita saat ini. Alkitab menunjukan kepada kita sebuah contoh yang bagus. Yesus menunjukan nya berulang-ulang kali dan Dia berkata bahwa barang siapa yang tidak berdosa, hendaknya melemparkan batu pertama.
Sejak masa kejatuhan, ada keretakan antara orang yang tidak berdosa, Tuhan dengan etika dan prinsip yang tinggi dan kita manusia yang tidak sempurna dalam bertindak, berbuat dan berpikir.

Mengapa Tuhan bisa menutup mata Nya?

Tuhan adalah Kasih. Seluruh Alkitab sebagai saksi nya dan juga pengalaman banyak orang sebagai buktinya. Anda munkin bertanya-tanya, apakah Tuhan tidak bisa menutup mataNya dan membiarkan kesalahan kita berlalu dengan demikian keadaan surga akan pulih.

Sebuah penelitian tentang keberadaan dan karakter Tuhan diperlukan untuk menjawab pertanyaan tersebut. Tuhan tidak memiliki dosa dan Dia sempurna. Kata yang kita gunakan untuk itu adalah Kekudusan. Kekudusan Tuhan dan kekekalanNya dikombinasikan dengan KemahakuasaanNya menjadikan kita mustahil untuk masuk ke dalam HadiratNya. Lawan dosa, Tuhan adalah api yang menyala-nyala dan menghanguskan. Tuhan membenci dosa dengan kebencian yang mutlak.

Apa kabar baik itu? Pengampunan dosa

Tuhan membenci dosa, tetapi Dia mencintai manusia ciptaan-Nya. Alkitab mengatakan bahwa Tuhan berharap agar setiap orang diselamatkan dan menjalin hubungan dengan-Nya lagi. Kesenjangan antara Tuhan dan kita harus dijembatani terlebih dahulu. Karena manusia tidak mampu mengatasi kesenjangan ini. Maka Tuhan Sendiri telah memberikan solusi untuk itu.

Bridge to God

Lalu apa solusinya? Jembatan ke Tuhan atau 4 Hukum untuk pengampunan

Dalam Perjanjian Lama (bagian pertama dari Alkitab, sebelum kelahiran Yesus), kita melihat bahwa pada saat tertentu Allah memilih untuk diri-Nya suatu bangsa (dengan Abraham sebagai bapa bangsa). Ini adalah suatu bangsa dengan aturan perilaku dan hukum yang khusus. Bangsa Israel ditetapkan untuk menjadi bangsa yang melayani Tuhan dan membawa pengorbanan sebagai pengganti dosa. Pengorbanan ini (sebagian besar hewan pilihan yang disembelih dan dibakar di atas altar oleh para imam) adalah simbol untuk mengganti hukuman atas dosa.
Alkitab berkata dengan jelas bahwa hukuman atas dosa adalah maut. Tentu saja pengorbanan atas hewan terbatas dan tujuan utama untuk bangsa Israel adalah untuk mengetahui posisi mereka dihadapan Tuhan. Seluruh kesaksian lama dipenuhi dengan referensi dan prediksi mengenai Juruselamat, Mesias, Siapa yang harus datang untuk menyelamatkan bangsa dan mati untuk dosa.
Namun keselamatan juga harus mencangkupi seluruh umat manusia di seluruh dunia. Mesias akan menjadi Anak Allah karena Dia tidak berdosa dan oleh karena itu mampu menjadi korban yang sempurna untuk dosa-dosa semua umat manusia. Itulah Kabar Baik.

2000 Tahun yang lalu, ramalan ini menjadi kenyataan dengan kelahiran Yesus. Saat Natal kita merayakan kelahiran-Nya. Banyak kisah Natal yang manis dan indah, tetapi kedatangan Anak Allah ke bumi adalah fakta yang sangat besar. Tuhan menjadi manusia. DIA DATANG KEPADA KITA, dari Surga ke bumi.
Sudah sejak awal, tidak ada tempat bagi-Nya (kedai-kedai itu penuh di Betlehem dan menurut Alkitab tempat lahirnya adalah dikandang bersama binatang). Yesus tumbuh dalam keluarga yang sederhana (miskin), namun Alkitab juga mengatakan bahwa perbedaan utama antara Yesus dan manusia lain adalah: Dia sama sekali tidak berdosa.
Sepenuhnya seperti yang dinubuatkan, sesamanya manusia tidak menganggap bahwa Yesus adalah Juruselamat manusia, mereka mengharapkan seorang Raja.
Selama hidup-Nya di bumi, Yesus berpindah dari satu kota ke kota yang lain, dari satu desa ke desa yang lain, untuk menceritakan tentang kedatangan kerajaan Allah dan pengampunan dosa, untuk menyembuhkan orang sakit dan bahkan membangkitkan beberapa dari antara orang mati. Namun Ia terus menerus diserang oleh para pemimpin agama (disebut orang Farisi dan Saduki). Tuduhan mereka adalah penghujatan.

Atas tuduhan itu, pada usia 33 Yesus dikhianati oleh salah seorang pengikutNya dan dikirim kepada pemimpin agama. Yesus kemudian ditangkap dan dikarenakan kesaksian palsu, Yesus disiksa dimana kemundian dibawa ke pihak berwenang. Gubernur saat itu tidak dapat menemukan kesalahan dalam diri Yesus. Meskipun pada kenyataannya tidak ada tuduhan sah yang ditemukan, namun pemerintah Romawi memberikan izin untuk menyalibkan Yesus, sehingga para prajurit Romawi memakukanNya di kayu Salib.

Yesus disalibkan di luar Yerusalem. Penyaliban adalah sebuah martir Romawi, sangat menyakitkan dan hanya berlaku untuk penjahat berat. Namun, sekali lagi dengan ini, nubuatan telah digenapi. Para pengikutnya kecewa dan tidak menyadari bahwa ramalan Perjanjian Lama digenapi dan kematian-Nya diperlukan untuk menebus dosa-dosa mereka. Mereka tidak menyadari bahwa Yesus harus mati dan menerima hukuman Tuhan atas dosa kita, agar mereka dan kita dapat hidup.
Ketika Yesus mati, dia berteriak: "Sudah selesai" (Yohanes 19:30). Kematian Yesus merupakan pengorbanan yang sempurna, Dia tidak berdosa, taat sepenuhnya kepada kehendak Bapa-Nya di Surga. Ini adalah dan merupakan kemenangan mutlak atas dosa dan kematian, dan kemenangan atas musuh Tuhan: Setan.

Di kayu salib, Yesus menanggung hukuman atas dosa-dosa kita, sehingga kita sepenuhnya bebas dari hukuman Allah atas dosa.

Untuk menerima amnesti ini, Anda hanya perlu menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat pribadi Anda. Ini berarti, bahwa Anda tidak lagi menanggung hutang dan hukuman Anda sendiri, hanya meminta pengampunan kepada-Nya dan menerima Yesus Kristus sebagai Juru Selamat Anda

Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Ayat Alkitab di atas adalah Yohanes 3:16 juga berlaku untuk Anda !!! Apa pun situasi Anda, apa pun yang telah Anda lakukan di masa lalu (atau masa depan) atau apa pun yang Anda alami, Tuhan juga memanggil Anda. Anak Allah juga telah mati untuk dosa-dosa Anda, tetapi Dia sedang menunggu jawaban Anda. Dia tidak memaksa Anda, itu adalah keputusan pribadi Anda untuk menerima atau menolak tawaran gratis-Nya. Tuhan memanggil ANDA
Anak Allah telah mati untukmu juga, tetapi Tuhan sedang menunggu tanggapanmu. Dia tidak akan memaksamu, itu adalah hadiah gratis. Tapi seperti hadiah apa pun, Anda harus menerimanya supaya Anda memilikinya. Jika Anda tidak menerima hadiah ini, maka Anda tidak memiliki hadiah. Menolak hadiah dari Tuhan untukmu, berarti menerima hukuman Tuhan atas dosa.

Setelah Anda membaca ini, jangan menolak, karena ini adalah kebenaran yang mutlak Sebuah kebenaran yang membuat Anda benar-benar bebas (dari hukuman Tuhan atas dosa).

Hear the Word of God

Hal-hal spiritual dan acara gaib lainnya tidak dapat membebaskan Anda, sebaliknya mereka mengikat Anda dan pada akhirnya akan meliputi Anda dengan ketakutan. Yesus Kristus benar-benar membebaskan dan menghapuskan hukuman Tuhan kepada Anda karena dosa !!!/p>

Setelah tiga hari, Yesus bangkit dari kematian sebagai bukti kuasa-Nya atas maut. Setelah itu Dia menunjukkan diri-Nya kepada beberapa ratus orang. Ada banyak argumen dari Alkitab dan sejarah yang membuktikan bahwa Yesus benar-benar mati dan telah bangkit kembali.

Mulai dari kebangkitan-Nya, Yesus memiliki tubuh yang baru (Bangkit dan surgawi) dan Ia naik ke Surga. Jika Anda menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat pribadi Anda, Anda juga akan menerima tubuh surgawi baru setelah kematian Anda di bumi. Lalu Anda akan selamanya di Surga tanpa tubuh yang berdosa, tanpa kesulitan dan kesedihan.

Lalu dimanakah Yesus sekarang?

Yesus tidak mati setelah kebangkitan-Nya. Pada hari ke 40, Dia naik ke Surga, tempat di mana Bapa-Nya, Allah, tinggal dan memerintah. Dia telah berjanji kepada kita bahwa suatu hari Dia akan datang lagi dan mengumpulkan pengikut-Nya, dan membawa mereka ke Surga. Setelah itu bumi akan diberikan kepada Setan, dan orang-orang yang tersisa di bumi akan menghadapi waktu yang mengerikan.
Pada masa itu (Kesengsaraan Besar), Allah akan menjatuhkan hukuman atas bumi dan pada akhirnya menjatuhkan hukuman atas setiap orang di bumi. Orang-orang percaya dalam Yesus Kristus memiliki kepastian bahwa Allah Bapa tidak akan menghakimi mereka, karena Anak-Nya Yesus Kristus telah mati untuk menebus dosa-dosa mereka.

Orang-orang yang selama hidup mereka dengan sukarela menolak Yesus Kristus akan menerima apa yang dia inginkan: untuk terpisah selamanya dari sumber kasih dan kedamaian, dan menerima hukuman penuh atas dosa-dosa mereka!!!! Ingat sepenuhnya!!!

Setelah Kenaikan-Nya, Yesus mengirim Roh Kudus untuk membantu orang percaya. Roh Kudus hidup dalam pengikut-Nya dan Dia membantu, menghibur dan membimbing orang-orang percaya. Melalui Roh Kudus terbentuklah sebuah gereja Kristen yang kuat: keluarga Allah
Melalui Roh Kudus terbentuklah sebuah gereja Kristen yang kuat: keluarga Allah

Tempat untuk belajar dan tumbuh, dan bersama-sama menunjukkan Kerajaan Allah kepada orang-orang di bumi.

Ringkasan Rencana Keselamatan dari Tuhan:

  • Manusia adalah ciptaan Tuhan, yang unik dan berharga
  • Namun disayangnya karena dosa-dosa kita, kita tidak dapat berhubungan langsung dengan Tuhan
  • Tuhan membenci dosa tetapi Dia mengasihi orang berdosa sebagai sebuah pribadi. Begitu juga Anda dan saya
  • Tuhan memiliki rencana keselamatan dan Dia ingin menawarkan itu kepada kita
  • Yesus telah mati sebagai pengganti untuk dosa kita, Dia telah menanggung hukuman atas dosa kita ke atas diri-Nya
  • Dengan percaya kepada Yesus, Anda sepenuhnya bebas dari hukuman atas dosa-dosa ini
  • Ketahuilah bahwa Anda membutuhkan Yesus dan perlu menerima-Nya
  • Meminta pengampunan setiap kali Anda melakukan sesuatu yang salah dan mencoba menghindarinya
  • Pergi, berbicara dengan Tuhan (berdoa) dan mulai membaca Alkitab
  • Membina hubungan dengan orang Kristen dan gereja Kristen
  • Kembangkan kehidupan spiritual Anda di bawah bimbingan Roh Allah, Roh Kudus

Tuhan telah memberikan solusinya, Anda hanya perlu menerimanya. Sebagai pengikut Yesus, Anda adalah anak Allah dan Anda dapat berbicara dengan-Nya setiap hari. Anda masih tidak dapat melihat Tuhan, dan Anda juga tidak dapat benar-benar mendengar Dia, itu di masa depan. Tetapi kita tahu bahwa Dia ada bersama kita selama masa hidup kita.

Tuhan tidak menjanjikan kita bahwa Dia akan mengurus semua masalah kita di bumi dan menyelesaikannya dengan cara yang sangat alami. Dia juga menggunakan situasi-situasi sulit untuk menguji kepercayaan kita kepada-Nya dan untuk membentuk kita menjadi serupa dengan gambar Yesus Kristus. Tuhan bukanlah Sinterklas yang memberikan segala permintaan kita. Jika Anda dengan tulus hidup bersama-Nya, Anda akan melihat bahwa Dia adalah sumber damai sejahtera, wawasan dan kebijaksanaan. Anda akan belajar untuk memahami Dia dan bimbingan-Nya.

Pada saat Anda membaca ini dan tersentuh olehNya, menyadari bahwa Anda jauh dari Tuhan. Sekarang Anda ingin menerima tanggung jawab atas dosa Anda? Anda mengharapkan untuk menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat Anda tetapi tidak tahu caranya?

YAnda dapat melakukan dua hal:

  1. Mencari kontak dengan orang Kristen dan mulai berbicara dengan mereka. Atau tulis email ke info@ezbb.org EZBB. Lihat juga pertanyaan umum. info@ezbb.org. Lihat juga pertanyaan umum.
  2. Jika Anda mau, Anda sekarang juga bisa, datang kepada Yesus dan meminta Dia untuk masuk ke dalam hidup Anda sebagai Juru Selamat Anda. Sejak saat itu dan seterusnya Anda adalah anak Allah dan menerima kehidupan kekal.

Anda dapat mengucapkan doa berikut sebagai contohnya, atau Anda dapat melakukannya dengan kata-kata Anda sendiri. Anda dapat berbicara di mana saja dengan doa ini, di rumah, di kamar Anda, dll. Diam dan fokus pada Allah dan Putra-Nya Yesus Kristus dalam semua kejujuran:

""Tuhan Yesus, saya belum mengenal Anda dengan baik, tetapi Tuhan Yesus mengenal saya dengan baik dan Tuhan menganggap saya berharga. Saya berterima kasih kepadaMu bahwa Tuhan Yesus telah mati untuk semua kekurangan saya dan Tuhan Yesus ingin membebaskan saya. Itu adalah yang saya inginkan. Saya ingin menerima Tuhan Yesus sebagai Juruselamat dan Tuhan pribadiku. Tolong datang ke dalam hidupku da nisi hidup saya dengan kedamaian. Ajari saya untuk mengambil langkah yang benar dan bantu saya untuk tumbuh dalam kepercayaan dan cinta dan menjalin hubungan yang tulus denganMu, Pencipta dan Tuhanku."

Setelah doa ini, Anda benar-benar dapat mendiskusikan segala hal dengan Tuhan. Dia adalah Bapamu (di Surga). Dia mengenal Anda dengan saksama, sehingga Anda tidak perlu takut untuk menyebutkan apa pun (buruk) dalam hidup Anda. Tidak ada yang terlalu buruk atau tak ternilai. Juga Dia adalah tempat yang tersembunyi, Penghibur dan penyembuh tekanan mental.

Pastikan Anda membeli Alkitab. Ada beberapa terjemahan Alkitab. “Alkitab yang hidup” atau “Kabar Baik” adalah awal yang baik. Mintalah saran di toko buku evangelis. Anda akan kagum betapa faktual dan menariknya Alkitab.

Pastikan bahwa Anda menemukan orang untuk membantu dan membimbing Anda serta mengajar dan menjelaskan kepada Anda tentang Alkitab dan kehidupan Kristen. Ada banyak hal yang harus dipelajari dan kehidupan Kristen tidaklah selalu mudah. Banyak ajaran Tuhan yang bisa langsung menjadi norma masyarakat sehari-hari dan dikonsumsi masyarakat. Namun ingat:
"Aku akan bersamamu, sepanjang hidupmu, sampai akhir dunia". Tuhan akan menguatkan Anda dan memberi Anda kekuatan untuk melawan iblis. Yesus adalah JALAN kepada Allah dan untuk mendapatkan kehidupan kekal di Surga

Injil

PenciptaanSemuanya bermula dari penciptaan bumi oleh Tuhan. Kejadian 1:1 mengatakan: Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.







Tuhan menciptakan pohon, tanaman, hewan, burung dan ikan.

Adam dan HawaKejadian 1:27 mengatakan:
Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.

Dua orang ini diberi nama:
Adam dan Hawa

Mereka tanpa dosa dan berjalan bersama Tuhan.

Tuhan telah menciptakan sangat banyak pohon dengan buah.
Kepada Adam dan Hawa, Tuhan berbicara:
“Kamu dapat memakan buah dari semua pohon, kecuali satu pohon, kamu tidak boleh memakan buahnya, karena kamu akan mati.”

Tuhan memiliki musuh yaitu setan, yang dulunya adalah malaikat, namun dia memberontak melawan Tuhan, karena dia ingin menjadi setara dengan Tuhan. Dia sama sekali tidak menyukai bumi yang baru ini dengan hewan-hewan yang cantik, pohon, burung, ikan, dan manusia Adam dan wanita Hawa, karena ini semua adalah pekerjaan Allah. Karena itu, setan menghasut Hawa untuk memakan buah terlarang, dan setan berkata:
“Apakah kamu tidak diizinkan memakan buah dari pohon?” Wanita itu menjawab: “Kita boleh makan buah dari semua pohon kecuali satu, karena jika kita makan dari pohon itu, maka kita akan mati”. Namun, setan berkata kepada wanita itu: “Kamu tidak akan mati, tetapi Tuhan tahu, bahwa pada hari itu, pada saat kamu memakan buah itu, matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Tuhan, mengetahui yang baik dan yang jahat”. Dan wanita itu melihat bahwa pohon itu baik buah nya untuk dimakan dan baik dilihat mata, dan bisa menjadikannya bijak. Lalu dia mengambil buahnya dan memakan nya
Setan telah berbohong kepada wanita itu dan memberikan setengah kebenaran. Lalu wanita itu memakan buah terlarang itu dan kemudian memberikan kepada suaminya, Adam. Sekarang Adam, dia memiliki pilihan hati nurani: mengikuti istrinya atau mematuhi Tuhan dan tidak memakan buah itu. Adam memilih yang salah dan secara sadar menentang perintah Allah dan memakan buah itu. Dia memasuki dosa dan maut di dunia.

Akibatnya, Allah mengusir Adam dan Hawa yang tidak taat dari surga. Dengan ketidaktaatan mereka kepada Tuhan, manusia tidak lagi hidup bahagia dan penyakit datang ke dunia. Tetapi juga, manusia hanya memiliki kehidupan yang terbatas di bumi, pada awalnya manusia hidup seribu tahun. Namun dikarenakan semua ketidaktaatan manusia yang semakin bertentangan dengan perintah-perintah Allah, maka hidup manusia sekarang dibatasi hingga 120 tahun.
Bertahun-tahun setelah dosa pertama dari orang pertama, Tuhan memberikan sejumlah perintah, supaya manusia menyadari ketidaktaatannya kepada Tuhan. Keluaran 20 menyatakan:
Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku. Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun. Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku. Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun. Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya. Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan.
Enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat untuk TUHAN, Allahmu; maka jangan melakukan suatu pekerjaan.
Hormatilah ayahmu dan ibumu.
Jangan membunuh. Jangan berzinah. Jangan mencuri.
Jangan mengingini apa pun yang menjadi milik tetanggamu.
Singkatnya: Anda harus mencintai Tuhan terlebih dahulu, dan juga mencintai sesama Anda seperti Anda mencintai diri sendiri.

Seperti ada tertulis dalam Alkitab (Galatia 5: 19-21): percabulan, kenajisan, tindakan berdosa, penyembahan berhala, sihir, permusuhan, perselisihan, kecemburuan, kemarahan, keegoisan, pertikaian, roh partai, iri hati, mabuk, pesta pora, dan seperti (Markus 7: 21-22 Karena dari dalam, dari hati manusia, datanglah pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, mengingini, kejahatan, tipu daya, kebodohan, kecemburuan, fitnah, kesombongan, kebodohan).
Juga tentang berbohong, mencuri, membunuh, membenci, tidak memiliki kasih adalah semua milik manusia dan merupakan penyebab ketidaktaatannya kepada Tuhan.
Kita harus mencoba hidup dengan baik, tetapi dari waktu ke waktu kita akan gagal. Namun pastinya, setelah kematian di bumi, kehidupan lain akan datang. Karena setiap orang akan hidup selamanya. Setelah kematian di bumi, maka kehidupan yang mendatang akan datang:
Terpisah dari Allah atau bersama dengan Allah.
Tuhan tidak bisa membenarkan dosa. Sama seperti seorang penjahat tidak dapat dibebaskan oleh hakim duniawi, demikian juga Allah harus menghukum dosa. Karena manusia melanggar berkali-kali perintah dan hukum Allah, maka hukuman kita sangatlah besar.
Karena itu, Tuhan mecari solusinya. Contohnya, seseorang dihukum oleh Pengadilan untuk membayar denda 100.000 dolar. Orang ini tidak dapat membayar dan oleh karena itu akan dikirim ke penjara. Sekarang datang orang lain yang mengatakan, saya akan membayar denda itu untuk Anda. Sekarang orang ini memiliki dua pilihan: menerima tawaran ini atau menolaknya dan masuk penjara.
Yesus Kristus adalah orang itu, yang membayar hukuman untuk DOSA-mu dan sudah menderita 2000 tahun yang lalu karena penyaliban di salib Kalvari.
Yesus Kristus adalah putra Allah, Yang tanpa dosa, dan Ia dilahirkan 2000 tahun yang lalu. Kita merayakan kelahiran-Nya yang disebut Natal. Tuhan tidak bisa membenarkan dosa. Sama seperti seorang penjahat tidak bisa dibebaskan oleh hakim duniawi.

Alkitab berkata dalam Yohanes 3:16

Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Apakah artinya ini? Nah, sekarang setiap orang mempunyai dua pilihan:
Apakah manusia menerima tawaran ini dengan meyakini bahwa Yesus Kristus mati untuk DOSA Anda dan didalam-Nya Anda menerima pengampunan atas DOSA Anda. Maka, orang tersebut tidak lagi terpisah dari Tuhan. Dan orang tersebut akan menerima kehidupan dengan Tuhan di surga setelah kematiannya di bumi.
ATAU manusia tidak menerima tawaran ini, dan dengan demikian hukuman DOSA Anda tetap ada pada diri Anda. Setelah kematian, orang tersebut akan bertanggung jawab kepada Tuhan, dan sebagai hasilnya orang tersebut akan masuk penjara dan orang tersebut akan selamanya dipisahkan dari Tuhan. Penjara itu sama sekali tidak menyenangkan, namun tempat yang mengerikan untuk tinggal, Neraka

Sekarang Anda dapat berkata,” tetapi hidup saya di bumi juga tidak menyenangkan, kehidupan yang penuh penderitaan, kesengsaraan, kemiskinan, kesedihan”. Mereka yang telah menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat pribadi mereka, mengaku sebagai orang berdosa, dan mengakui perlunya pengampunan dari Allah. Setelah kematian, mereka akan menerima tubuh yang baru, yang sehat, tanpa dosa. Tubuh yang tanpa cacat, dan tanpa penyakit.
Namun mereka yang menolak rahmat Allah ini dalam Yesus Kristus, tidak akan menerima tubuh baru, dan selamanya mereka akan menderita kesakitan dan kesedihan.
Penawaran ini selalu belaku dan jangan tunda keputusan Anda. Anda bisa mendapatkan kecelakaan, atau mendapatkan serangan jantung, atau apa pun. Dan itu mungkin sudah terlambat, jadi buat keputusan segera, sebelum benar-benar terlambat.

BerdoalahJika memunkinkan, berlutut, lipat tangan Anda dan tutup mata Anda dan berdoalah, misalnya doa seperti berikut ini:

Tuhan, Yang ada di Surga, saya akui bahwa saya adalah orang berdosa dan bahwa saya tidak melakukan perintah-perinta-Mu. Saya mengakui sebagai orang berdosa dan saya tahu bahwa saya tidak mampu menerima hukuman atas dosa-dosa saya. Terima kasih untuk Yesus Kristus yang telah mati untuk menebus dosa-dosa saya di salib Kalvari. Dan saya menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat pribadi saya untuk dosa-dosa saya dan sebagai Tuhanku. Tolong bantu saya untuk memahami ini semua. Ambil hidupku di tanganMu dan bimbing aku.
Terima kasih. Amin.